Seringkali saat ikut lomba inovasi, kita langsung pusing memikirkan ide yang muluk-muluk, futuristik, atau kelihatan canggih di atas kertas. Padahal, kalau diteliti lebih jauh, ide yang hebat justru lahir dari kepekaan kita melihat masalah yang benar-benar dirasakan warga di lapangan setiap hari.

Sebelum mulai menulis proposal untuk Banjarmasin Smart City Ideathon 2026, coba biasakan melihat kondisi nyata di sekitar kita. Gak usah jauh-jauh:

  • Perhatikan apa yang sering dikeluhkan warga saat melintas di jalanan atau jembatan kota.
  • Lihat bagaimana kondisi pengelolaan sampah atau kebersihan lingkungan di pemukiman padat.
  • Cek apakah masih ada alur pelayanan publik yang dirasa terlalu berbelit-belit bagi masyarakat.


Ambil satu masalah yang paling riil dan spesifik. Dari situlah kalian mulai merumuskan solusi atau inovasi yang logis, masuk akal, dan bisa benar-benar diterapkan untuk membantu Kota Banjarmasin. Juri jauh lebih menghargai solusi sederhana yang tepat sasaran daripada ide megah tapi tidak berpijak pada kenyataan.

Pastikan tim kalian sudah mengunduh panduan lengkap serta templat proposalnya sebelum mulai menyusun draf. Tetap fokus pada esensi masalahnya, ya.